Pada tanggal 30 Maret 2024 ada kegiatan ngabubu-read dan buka bersama. Kegiatan ini memiliki tema "Menumbuhkan rasa cinta literasi yang interaktif dan kreatif di bulan suci ramadhan".
Membaca dan berkreasi di bulan Ramadan terasa begitu istimewa. Jika wahyu pertama yang turun di bulan suci ini diawali dengan perintah “Iqra” (Bacalah), maka sore itu semua yang hadir diajak menyelami makna membaca secara jauh lebih menyenangkan - bukan sebagai tuntutan yang membosankan, melainkan sebagai jendela untuk memahami dunia dan memperhalus budi pekerti.
Sore itu, gema syiar Ramadan terasa begitu berbeda. Di bawah temaram lampu gantung yang hangat, ruangan bukan hanya dipenuhi aroma takjil yang menggoda, tetapi juga wangi tumpukan buku dan kreasi cerita. Hari ini, acara buka puasa bersama digelar bukan sekadar untuk berkumpul dan menyantap hidangan, melainkan untuk menyalakan kembali lentera ilmu melalui tema “Menumbuhkan Rasa Cinta Literasi yang Interaktif dan Kreatif di Bulan Suci Ramadan”.
Ketika lantunan azan Magrib akhirnya berkumandang dari kejauhan, keheningan teduh merayap cepat. Seteguk air dan manisnya kurma mengakhiri dahaga seharian, disusul doa syukur yang dilantunkan bersama. Acara buka puasa bersama hari itu ditutup dengan kehangatan yang sempurna. Semua pulang tidak hanya membawa perut yang kenyang dan hati yang tenteram, tetapi juga membawa percikan semangat baru : bahwa literasi dan iman dapat bertumbuh sejajar, memperkaya jiwa di bulan yang penuh berkah.




